Soroti Polusi Udara Bengkulu, Dewan Sebut PLTU Salah Satu Penyebabnya

Edwar Samsi

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi. Foto/Dok: Ist

Interaktif News – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi menyoroti polusi udara di Bengkulu pasca laporan yang dikeluarkan oleh IQAir perusahaan teknologi kualitas udara asal Swiss .

laporan IQAir merilis bahwa Bengkulu masuk ke dalam 10 besar Provinsi dengan polusi tertinggi di Indonesia pada tanggal 16 Agustus 2023.

Menanggapi hal tersebut, Edwar Samsi menyebutkan bahwa salah satu penyebab terjadinya polusi udara di bengkulu ialah aktivitas dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB).

Dikatakan Edwar Samsi, masuknya Benģkulu 10 besar polusi udara terburuk versi data AQAir 16 Agustus lalu, Pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Bengkulu harus meninjau kesehatan lingkunģan masyarakat sekitar, khususnya warga Teluk Sepang kota Bengkulu.

"Dampak polusi berbahaya bagi masyarakat, karena dari operasi (PLTU) itu kualitas udara yang keluar dapat menyebabkan penyakit ispa. Maka kita minta harus ada kontrol yang tetap pada kaidah-kaidah kesehatan lingkungan masyarakat itu perlu di tinjau," kata Edwar, Senin (21/8/2023).

Edwar mengungkapkan, DPRD Provinsi Bengkulu sebelumnya juga sudah mengingatkan pemerintah provinsi Bengkulu terkait pemberian izin operasi PLTU PT TLB.

“Kami DPRD pada tiga tahun lalu juga sudah mewanti-wanti Pemprov dalam hal ini DLHK Provinsi Bengkulu agar PLTU TLB beroperasi tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Atas kejadian ini, Edwar meminta Pemprov Bengkulu saat ini untuk lebih serius menangani masalah polusi udara yang salah satunya disebabkan oleh aktivitas PLTU yang ada di Bengkulu.

"Dampak dari masalah polusi udara ini perlu penanganan khusus, kita sarankan pemprov untuk terus mengawasi aktivitas PLTU tersebut,"tandasnya. (Adv)

Editor: Alfridho Ade Permana