Sekda Seluma Pastikan Pencopotan Jabatan Oknum Kepsek Mesum Sesuai Prosedur

Hadianto Sekda Seluma

Sekretaris Daerah Seluma, Hadianto saat memberikan keterangan, Senin, 26 September 2022, Foto: Dok

Interaktif News - Pencopotan jabatan FH selaku kepala sekolah SMPN 19 Semidang Alas lantaran diduga berbuat tidak senonoh di belakang Masjid Agung Seluma telah sesuai dengan aturan.

Seketaris Pemkab Seluma, Hadianto memastikan pencopotan itu telah sesuai dengan prosedur dan tidak dapat dianulir.Tim kinerja sebelumnya sudah melakukan proses kajian hingga menetapkan keputusan. 

Kendati oknum kepsek tersebut mangkir 3 kali dari panggilan Dikbud Kabupaten Seluma namun, Sekda Hadianto telah mengantongi bukti kuat dan keterangan langsung dari berbagai pihak. Termasuk meminta keterangan dari Marbot Masjid Agung Seluma yang merekam langsung kejadian asusila tersebut. 

"Dipastikan keputusan telah sesuai dengan prosedur lantaran sebelumnya tim kinerja telah melakukan proses kajian dan diputuskan mencopot penugasan oknum yang bersangkutan sebagai kepala sekolah dan dikembalikan sebagai guru biasa," jelas Hadianto 

Saat ini tim Ad Hoc, kata Hadianto sudah dibentuk untuk menindaklanjuti pelanggaran disipilin yang bersangkutan pasca dimutasi menjadi guru biasa. Ia memastikan apabila masih mangkir dari tugas akan dikenakan sanksi disipilin sesuai PP Nomor 94 tahun 2021.

"Surat tugas sudah diberikan oleh yang bersangkutan sebagai guru biasa di SMP N 44 tetapi kalau dirinya tidak bisa disipilin maka dari itu akan diberikan sanksi disiplin PNS," jelasnya

Marbot Masjid Agung Seluma Baitul Falihin, Ustaz Marwan usai dimintai klarifikasi mengaku telah menyerahkan video ke Sekda Seluma Hadianto. Ia juga memastikan oknum ASN yang terekam sesuai dengan isi video.  

“Iya mas, saya sudah dimintai klarifikasi untuk mencocokkan video saya dengan miliknya dan hasilnya memang oknum ASN tersebut benar apa adanya,” kata Ustaz Marwan.

Informasi yang dihimpun, sejak dicopot dari jabatanya sebagai kepala Sekolah SMPN 19, FH tidak pernah masuk ke tempat penugasan baru. Ia sebelumnya dipindahkan ke SMP N 44 Pasar Seluma. 

Reporter: Deni Aliansyah Putra