Resahkan Warga, Warem Terminal Sungai Hitam Segera Direhab

Resahkan Warga, Warem Terminal Sungai Hitam Segera Direhab

Kota Bengkulu, BI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu telah menerbitkan surat pemberitahuan kepada warga yang mendiami Auning Terminal Sungai Hitam untuk segera mengosongkan Auning. Himbauan yang dtuangkan dalam Surat Nomor : TSH/03/D.Hub-2018 yang ditandatangani Kepala UPTD Terminal Sungai Hitam, Agus Syaruzah, SH. 

Dalam surat itu Agus meminta kepada seluruh warga yang menempati Auning terutama yang  STBHM-nya habis untuk segera mengosongkan tempat karena akan dilakukan rehabilitasi. Namun, dalam surat Dishub tidak menyebutkan kapan terminal akan direhab. 

Warga penghuni Auning membenarkan tentang adanya surat dari Dishub, Menurut Jon salah seorang warga yang tinggal di Auning, warga diminta Dishub untuk mengosongkan Auning karena Pemkot akan merehab Terminal

"Dishub sudah mengeluarkan surat edaran untuk pengosongan auning dan ditempel kerumah-rumah, sebab akan ada rehabilitasi pembangunan Auning" Tutur dia, Selasa, (21/08/2018)

Setelah rehabilitas selesai  warga bisa kembali menepati Auning namun dengan terlebih dahulu mengurus perizinan dan membayar pajak sebesar RP 100.000/Tahun. Namun, untuk relokasi warga belum ada rencana yang dibuat Pemkot.  

Terpisa, warga sekitar terminal Sungai Hitam kerap mengeluhkan aktifitas warga yang tinggal di Auning, menurut masyarakat sekitar, Auning di Terminal sering dijadikan tempat hiburan malam dan berjualan minuman keras bahkan prostitusi. 

"jika ingin melakukan pengosongan Auning, kami berharap pemerintah segera mengosongkan warung malam secara permanenen sebab, warung malam ini menjadi tempat berkumpul anak-anak dan meresahkan warga setempat" ujar salah seorang warga yang tidak mau disebut nama

Warga sekitar sudah sering melaporkan aktifitas di Auning kepada pemerintah namun saat ada razia yang digelar LLAJ warung malam ini hanya dibiarkan saja dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa” Kesal Warga 

Reporter : Anasril Azwar
Editor : Riki Susanto