Pemprov Bengkulu Siap Sambut Roadshow Bus KPK

Bus KPK

Roadshow Bus KPK akan kunjungi Bengkulu pada 30 Agustus 2023, Foto: Dok

Interaktif News - Pemprov Bengkulu ikuti Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Program Roadshow Bus KPK 2023/Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi secara virtual (Zoom Meeting) bertempat di  Ruang VIP Pola Provinsi Bengkulu, Rabu, (05/04/23).

Rakor yang digelar KPK RI ini dihadiri Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI Wawan Wardiana beserta staf dan diikuti juga perwakilan dari provinsi se-Sumatera.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan mengatakan, Pemprov Bengkulu pada prinsipnya memberikan dukungan penuh program Roadshow BUS KPK. Program ini merupakan bagian dari upaya kampanye anttikorupsi yang mana program tersebut juga menjadi misi Pemprov Bengkulu.

“Pemprov Bengkulu akan menyambut dengan baik program Roadshow Bus KPK yang nantinya ikut singgah di Bengkulu. Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara komprehensip dan melibatkan seluruh stake holder dan itu juga menjadi misi tata kelolah Pemerintah Provinsi Bengkulu yang bebas korupsi” kata Ika Joni Ikhwan.

Sebelumnya pada 6 September 2022 lalu KPK resmi meluncurkan program Roadshow Bus KPK. Peluncuran yang diikuti secara antusias oleh seluruh masyarakat ini dilakukan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri di depan Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Ketua KPK RI, Firli  Bahrui mengatakan bahwa program ini adalah bagian dari pendidikan antikorupsi kepada masyarakat yang menjadi salah satu strategi pemberantasan korupsi KPK selain pencegahan dan penindakan.

KPK menggunakan bus untuk hadir langsung ke tengah-tengah masyarakat, memberikan edukasi antikorupsi dan nilai-nilai integritas dengan cara yang menarik dan menyenangkan.

"Kami berharap melalui program ini, KPK memberikan andil besar dalam membangun budaya antikorupsi. Kami juga berharap semua masyarakat dapat mengambil peranan dalam pemberantasan korupsi karena sesungguhnya, membebaskan negeri ini dari korupsi tidak akan sanggup dilakukan oleh satu pihak saja," kata Firli.

Reporter: Alfrido Ade Permana