Pemkab Bengkulu Selatan Gelar Bimtek Pengelolaan BMD

barang milik daerah

Bimbingan Teknis manajemen pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Pemkab Bengkulu Selatan, Selasa, 18 Januari 2022, Foto: Dok 

Interaktif News - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menggelar bimbingan teknis (bimtek) penguatan peran, fungsi dan tertib administrasi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) pada OPD di bawah naungan Pemkab Bengkulu Selatan. Kejari Bengkulu Selatan, Nauli Siregar menjadi narasumber pada kegiatan ini. 

Bimtek dibuka langsung Penjabat Sekretaris Daerah Bengkulu Selatan, Sukarni di Gedung Reptaloka. Ia mengatakan, tata kelola barang milik daerah di Kabupaten Bengkulu Selatan masih jadi masalah yang belum terselesaikan. 

"Keberhasilan dan kegagalan pengelolaan barang milik daerah tergantung kemauan dan kesiapan serta tekad para pemangku kepentingan," ujar dia, Selasa, (18/01/2022).

Pengurus barang kata Sukarni agar benar- benar memahami tugas pokok dan fungsinya sehingga bisa meminimalisir temuan dari para auditor BPK.  Sebab, pengelolaan barang milik daerah ini bukanlah hal yang sepele. Baik buruknya pengelolaan barang milik daerah akan berimbas pada akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

"Ini sangat penting, sangat urgent sekali dan perlu perhatian khusus sehingga kedepannya pengelolaan barang jadi lebih baik," kata Sukarni.

Kedepannya pengelolaan barang khususnya di seluruh OPD di Bengkulu Selatan menjadi lebih baik dan tertib administrasi. Hal ini akan menjadi salah satu indikator penilaian BPK untuk memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPJ Pemkab Bengkulu Selatan.  

"Yang mana harus kita perbaiki maka harus kita perbaiki. Dimana yang belum kita lakukan maka harus kita lakukan dalam hal pengelolaan barang milik daerah ini. Saya minta seluruh peserta Bimtek bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan agar memahami mekanisme pengelolaan barang milik daerah dengan baik," kata dia. 

Sementara itu Kejari Bengkulu Sekatan, Nauli Siregar berharap para petugas pengelola barang milik daerah melakukan pendataan dan pencatatan barang milik daerah sebaik mungkin. 

"Dimulai dari petugas pengelola barang milik daerahnya. Para pemangku kebijakan dimasing-masing instansi harus lebih aktif mengontrol dari laporan yang disampaikan petugas pengelolaan barang milik daerah dan menindaklanjuti laporan tersebut hingga benar-benar tertib administrasi," kata Nauli. (MCBS)

Editor: Yon Maryono