PBB Belum Capai Target, Bapenda Seluma Gencar Lakukan Validasi Data Wajib Pajak

Bapenda Seluma

Plt. Kepala Bapenda Seluma, Yuyun Aprianto, Foto: Dok

Interaktif News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan melakukan perbaikan validasi data di sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma 2023 yang saat ini belum mencapai target.

Plt. Kepala Bapendaa, Yuyun Aprianto mengatakan, perbaikan validasi data ini adalah upaya agar semua bisa patuh bayar pajak karena di realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak PBB baru mencapai 665 Juta. Sedangkan target PAD 2023 dari sektor pajak PBB, sebesar Rp 1,5 Miliar.

"Pajak dari sektor PBB sejak bulan Januari hingga September 2023 ini baru mencapai 665 Juta. Sementara target Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita di sektor pajak PBB sebesar 1,5 Milar," kata Yuyun Aprianto, Selasa, (26/09/2023).

Validasi data juga melingkupi perbaikan data di Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Sebab kata Yuyun, data SPPT banyak tidak sesuai sehingga membuat masyarakat ataupun pihak desa tidak patuh bayar pajak.

"Perbaikan data SPPT ini dilakukan karena banyak keluhan data yang tidak sesuai sehingga banyak yang melakukan penolakan bayar pajak PBB," ungkap Yuyun.

Saat melakukan validasi kata Yuyun, petugas Bapenda akan memberikan form atau bukti otentik kepada pihak desa untuk disampaikan kepada masyarakat yang wajib membayar pajak.

"Kita persiapkan form bukti pajak serta dokumen lengkap pajak. Hal itu kita lakukan supaya pihak desa bisa melakukan survey data pajak PBB yang ditagihkan" ucap Yuyun

Menurutnya, upaya validasi perbaikan data ini bisa langsung berdampak baik kepada peningkatan PAD, khususnya di sektor pajak PBB. Bahkan ujarnya, penghujung tahun 2023 ini biasanya pembayaran pajak di sektor PBB bisa meningkat sehingga PAD dapat melebihi target.

“Kita harap pihak desa bisa mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa patuh bayar pajak, khusus pajak PBB yang nantinya bisa berdampak baik pada peningkatan pendapatan daerah kita juga," ujar Yuyun.

Reporter: Deni Aliansyah Putra