‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’ di Seluma Ngeluh: THR, TPG dan Gaji 13 Tak Dibayar

IGI Seluma

Salah satu momen aktivitas belajar mengajar salah satu sekolah di Kabupaten Seluma, Foto: Dok

Interaktif News – Momentum peringatan hari pahlawan meninggalkan catatan tersendiri bagi ribuan guru di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Ungkapan guru “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” ternyata benar adanya, lantaran sejak 6 bulan terakhir mereka belum menerima haknya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Seluma, Fetry Harneli, Jumat, (10/11/2023). Ia mengatakan, hak mereka yang hingga saat ini belum dicairkan meliputi Tunjangan Hari Raya (THR), Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan III dan Gaji 13.

"Semua itu kan memang haknya para guru, sudah seharusnya bisa dibayarkan ataupun bisa memberikan penjelasan kenapa hal tersebut belum bisa dapat dicairkan seperti TPG, THR dan gaji 13 guru itu," kata Fetry.

Menurut Fetry, jika daerah lain sudah banyak guru yang sudah menerima haknya seperti THR yang diperuntukkan menyambut hari raya idul fitri beberapa lalu seharusnya di Seluma juga dapat dicairkan.

"Ini sudah menjelang akhir tahun namun belum ada tindaklanjutnya sedangkan THR di daerah lain sudah ada yang cair sejak lama," keluh Fetry.

Demikian pula TPG Triwulan III kata Fitri, seharusnya saat ini bisa diterima karena satu bulan lagi akan tutup tahun 2023. "Untuk TPG Triwulan I dan II sudah clear namun untuk Triwulan III belum terlihat padahal sebentar lagi sudah memasuki jadwal pencairan Triwulan IV," ungkap dia.

Kamis lalu kata Fitri, dirinya secara langsung berkordinasi ke KPPN Kemenkeu RI dan mendapatkan informasi bahwa dalam waktu dekat akan segera dilakukan pencairan ke masing masing Kas Daerah (Kasda)

"Kita tidak dapat menjangkau lebih jauh karena yang seharusnya menjemput bola itu adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaaan (Disdikbud) Seluma, seharusnya juga Bupati Erwin bisa juga carikan solusi," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Seluma, Farzian mengatakan, pihaknya saat ini masih mengurus proses administrasi pencairan tunjangan guru yang kini tinggal menunggu kucuran dana dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

"Koordinasi sebelumnya sudah kita lakukan namun kendalanya dana dari kementerian belum juga turun, tidak ada kami tahan" ujarnya.

Untuk diketahui, TPG adalah penghasilan tambahan bagi guru yang diberikan per tiga bulan. Nilainya setara dengan gaji pokok selama satu bulan. Jika terdapat 1089 guru ASN artinya anggaran TPG berkisar Rp 13 Miliar sedangkan THR guru besarannya 50 persen dari TPG yang artinya berkisar Rp 6,5 Miliar.

Reporter: Deni Aliansyah Putra