Pabrik Batu Es untuk Nelayan Akan Dibangun di Pulau Enggano

Pabrik Es Nelayan

Kepala DKP Provinsi Bengkulu tinjau lokasi rencana pembangunan pabrik es di Pulau Enggano, Foto: Dok

Interaktif News - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu berencana untuk membangun pabrik batu es untuk mendukung kegiatan perikanan di Pulau Enggano. Hal itu disampaikan Kepala DKP Provinsi Bengkulu, Syafriandi saat kunjungan kerjanya di Pulau Enggano, Minggu, (23/07/2023).

Disampaikan Syafriandi, industri perikanan memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian banyak daerah yang memiliki akses ke sumber daya laut, tidak terkecuali di Bengkulu. Namun, tantangan seperti pemrosesan dan penyimpanan ikan segar sering kali menghambat potensi pertumbuhan dan profitabilitas nelayan.

“Pabrik es modern menjadi solusi inovatif yang dapat memberikan dampak positif bagi nelayan, memungkinkan mereka untuk mempertahankan kualitas ikan yang lebih baik dan mengakses pasar yang lebih luas” kata Syafriandi saat meninjau lokasi rencana pembangunan pabrik es di Enggano.

Dijelaskan Syafriandi, pabrik es bisa membantu mencegah pembusukan ikan dan mempertahankan kualitasnya. Nelayan dapat menjual ikan segar yang lebih baik, menarik harga yang lebih tinggi, dan membangun reputasi sebagai pemasok berkualitas.

“Pabrik ini es juga bisa memperpanjang masa penyimpanan, ikan dapat bertahan lebih lama. Ini memberikan nelayan lebih banyak waktu untuk mengatur distribusi dan pemasaran produk mereka tanpa takut ikan menjadi tidak layak konsumsi” kata dia.

Selanjutnya kata dia, nelayan sering kali harus menjual seluruh tangkapan sekaligus untuk menghindari pembusukan. Dengan pabrik es, mereka dapat memproses dan menyimpan ikan secara bertahap, mengurangi pemborosan dan kerugian.

Pabrik es untuk nelayan memiliki beberapa tujuan utama yang secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, dan profitabilitas operasi perikanan.

“Pabrik es tidak hanya berguna untuk menyimpan ikan, tetapi juga dapat digunakan untuk penyimpanan sumber daya laut lainnya seperti udang, kepiting, dan kerang. Hal ini memungkinkan nelayan untuk memaksimalkan manfaat dari setiap tangkapan” kata Syafriandi.

Reporter: Irfan Arief