Jembatan Elevated DDTS Diresmikan, Center Point Pariwisata Bengkulu Kedepan

Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah

Peresmian Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah ditandai pengguntingan pita oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Rabu, 20 Desember 2023. Foto/Dok: Alfridho

Interaktif News – Pemerintah Provinsi Bengkulu meresmikan Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu, Rabu (20/12/2023). Peresmian dilakukan langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, didampingi Sekda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso dan Direktur PT. Rodateknindo Purajaya, Ir Purwanto selaku kontraktor pelaksana. 

Peresmian Jembatan Elevated dan jalan dikawasan DDTS yang dibangun dengan anggaran Rp. 87 Milyar lebih dana APBD ini juga turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, Kepala BPJN Bengkulu, Kepala BPPW Provinsi Bengkulu, Perwakilan BPKP, Pemerintah Kota Bengkulu, Akademisi, Tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga sekitar. 

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, dengan adanya jembatan Elevated ini nantinya dapat menjadi center of point pariwisata Bengkulu kedepan dengan semua sumber daya alam (SDM) yang ada disekitar. 

Nantinya, kata Gubernur Rohidin pembangunan jembatan Elevated juga akan dilanjutkan kembali dengan penataan kawasan untuk tempat pariwisata. 

Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah kata Gubernur Rohidin harus terpelihara, termanfaat, dan teroptimal dengan baik. Sehingga kawasan Danau Dendam Tak Sudah nantinya dapat menjadi pusat wisata baru yang ada di Provinsi Bengkulu.

"Penataan kawasan Danau Dendam sebagai pusat wisata harus betul-betul dioptimalkan, sehingga kawasan ini mudah-mudahan secara sumber daya terpelihara termanfaat, dan teroptimal dengan baik, tapi di sisi lain juga menjadi pusat wisata dan bermanfaat bagi warga sekitar," ujar Gubernur Rohidin. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso menambahkan bahwa nantinya, Dinas PUPR bersama Dirlantas Polda Bengkulu akan memasang CCTV guna mengantisipasi hal negatif yang terjadi di sekitar Jembatan Elevated Danau Dendam. 

"Untuk pengamanan, di kawasan jembatan elevated ini nantinya akan dipasangkan CCTV bersama Dirlantas sebagai kontrol antisipasi hal hal tak diinginkan," kata Tejo.

Kemudian lanjut Tejo, untuk pembangunan penataan taman dan dermaga disekitar kawasan Jembatan Elevated Danau Dendam akan dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang yang sepenuhnya di anggarkan dan dikerjakan langsung oleh kementerian PUPR melalui BPJN Wilayah Bengkulu dan Balai Sungai Sumatera VII. 

"Pembangunan lanjutan dikawasan DDTS akan dimulai Juni 2024 mendatang, mulai dari pematangan lahan, jalan, taman dan pembuatan dermaga dayung serta menata pintu air yang sepenuhnya di lakukan Kementerian PUPR sehingga nantinya pembangunan bisa terintegrasi,” jelas Tejo.

Dikesempatan yang sama, Zulhakim Ketua RT.04 Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu mengatakan, mewakili masyarakat sekitar sebelumnya ia mengucapkan ribuan terimakasih kepada pemerintah atas dibangunnya Jembatan Elevated Danau Dendam Tak Sudah.

“Dengan adanya pembangunan jembatan Elevated ini akses menjadi lancar dan warga juga mendukung dengan adanya rencana pembangunan lanjutan di Kawasan danau dendam untuk tempat pariwisata,” kata Zulhakim.

Kemudian lanjut Zulhakim, Warga juga meminta agar adanya petugas pemantau untuk mencegah warga membuah sampah di sekitar jembatan Elevated. Selain itu guna menjaga agar kawasan itu aman, warga meminta adanya petugas keamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti balap liar.

“Antisipasi kecelakaan lalu lintas di sekitar jembatan Elevated juga perlu diperhatikan. Kami minta pihak kepolisian terus memantau dan berjaga, karena akses jalan ini berada ditengah kota, rawan untuk anak muda trek-trekan,” imbuhnya.

Selain itu kata Zulhakim, warga juga meminta Dinas PUPR Bidang Sumber Daya Air (SDA) untuk memonitoring debit air di area sekitar jembatan Elevated. “Kami minta PUPR bagian air untuk memperhatian jalan air masuk di persawahan warga sekitar,” pungkasnya.

Reporter: Alfridho Ade Permana