Antusias Masyarakat Ikuti Vaksinasi Massal di Bengkulu

Vaksinasi Covid-19 Massal di Bengkulu

Masyarakat rela mengantri, menunggu giliran untuk di vaksin oleh petugas kesehatan. Sabtu, 26 Juni 2021. Foto/Dok

Pelaksanaan vaksinasi massal secara serentak yang digelar oleh Kepolisian daerah Bengkulu dan Polres jajaran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-75 pada Sabtu 26 Juni 2021 disambut antusias masyarakat Provinsi Bengkulu.

Gerakan Satu Juta Vaksin ini juga diperuntukkan bagi masyarakat diseluruh Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan serentak oleh Polda Bengkulu dan Polres jajaran di 174 titik ini diikuti 33 ribu lebih peserta dari berbagai kalangan. 

Capaian terbanyak dari pelaksanaan vaksinasi massal yang dilakukan kemarin ada di Kabupaten Bengkulu Tengah, yakni 6.446 orang. Lalu Kota Bengkulu sebanyak 5.439 orang, kata Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H.

Dalam pelaksanaanya, Polda Bengkulu melibatkan sebanyak 1.127 tenaga vaksinator diantaranya 125 orang dari Polri, 20 dari TNI, dan 982 dari Dinas Kesehatan se-Provinsi Bengkulu.

Untuk wilayah Kota Bengkulu sendiri, lokasi atau titik yang menjadi pusat vaksin gratis ini mencakup Mako Brimob Surabaya, Lapangan Golf, Balai Buntar, RRI Bengkulu, Mako Pol Air, Masjid Jamik, Benculen Mall, Lapangan Sepak Bola Polsek Talang Empat.

Kemudian di Dealer Yamaha Thamrin, Hotel Mercure, Puskesmas Pasar Ikan, Bengkel Bubut 2001 Kampung Kelawi, Puskesmas Beringin Raya, Puskesmas Pematang Gubernur, Gudang Indomarco Selebar, dan Gudang Wings Kampung Melayu.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono mengatakan, dalam gerakan vaksin serentak secara nasional ini Provinsi Bengkulu sendiri mendapat jatah sebanyak 14.723 vaksin. Ia meyakini jika vaksinasi bisa tercapai 70 persen saja, maka Bengkulu bisa aman dari serbuan Covid-19.

Terkait dengan tingginya antusiasme warga itu, Kapolda menyebut hal itu antara lain dipicu oleh pelayanan vaksin yang gratis ditambah lagi dengan pemberian souvenir.

Di sisi lain, Kapolda mengatakan terjadinya peningkatan kasus di wilayah Bengkulu belakangan ini disebabkan kendornya disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satu kegiatan warga  yang paling banyak menjadi kluster baru penularan, kata Kapolda, adalah pesta perkawinan.

Terkait kondisi itu, Kapolda menyarankan kepada pemerintah daerah agar kembali menutup lokasi-lokasi yang bisa menciptakan kerumunan, seperti objek wisata atau pusat keramaian lainnya sehingga penularan Covid-19 bisa ditekan.

Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Kapolda mengajak masyarakat Bengkulu untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan pakai sabun.

“Salah satu cara pemerintah dalam upaya mencegah penularan Covid-19 ini adalah dengan vaksinasi. Apalagi saat ini ada varian baru bernama Delta. Jangan sampai varian ini masuk Bengkulu karena waktu penularannya sangat cepat,” kata Teguh.

Selain demi menjaga diri sendiri, kata Kapolda, mereka yang sudah ikut vaksin sebenarnya juga sudah ikut menjaga orang lain yang tidak bisa mengikuti vaksin karena berbagai faktor.

Kapolda menyampaikan apresiasi  kepada masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dan berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal di Provinsi Bengkulu.

Oleh: Alfridho AP