Natural Bengkulu

Hari Buku Nasional Momentum Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Hari Buku Nasional

Oleh: Ibnu Hamzah Harahap

Membaca merupakan salah satu yang diperintahkan oleh agama sebagaimana tercantum dalam Qur’an surat al alaq. Iqra yang artinya bacalah. Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya minat baca dengan naral dan akal serta dalam berbagai situasi dan membaca merupakan perpaduan dua unsur dzikir dan fikir terangnya. Di masa pandemi covid 19 jadikan ini sebagai momentum kita untuk merefleksikan diri memperbanyak bacaan menambah wawasan melalui tulisan untuk menambah kecerdasan pengetahuan.

Berbicara tentang Buku, tentu sudah menjadi kebutuhan sejak dulu, menambah wawasan dan pemahaman setelah membacanya. Membaca juga menjadi kebutuhan masyarakat di era generasi milanial dan generasi Z ini, rutinitas ini bukan hanya akademisi/mahasiswa saja, tetapi juga harus merambah kepada semua lapisan masyarakat. Dengan membaca, seseorang mengaharakan pandagan keluar, membaca buku membuka mata dan pikiran, ternyata di luar sana dunia sangat luas. Semakin mata tercelik untuk mambaca semakin seiring merasa belum melihat banyak, oleh karena itu, membaca dapat mengubah bukan hanya sudut pandang atau mint set saja, tetapi juga bisa mengubah hidup secara utuh.

Perubahan perkembangan zaman sangat mempengaruhi kondisi dan fungsi perpustakaan tidak lagi sebagaimana seperti dahulu. Padahal Keberadaan perpustakaan menjadi dongkrak pengetahuan masyarakat. Di sisi lain membaca sekarang sudah mengalami kemudahan, melalui penggunaan media online akhir akhir ini banyak penerbit yang menyediakan buku yang bersifat e book, ini berdampak kepada kemudahan masyarakat untuk memenuhi hastar membacanya, tanpa repot repot pergi ke perpustakaan mencari buku bacaan yang tebal, berat dan menyita tempat atau ke toko buku untuk membeli buku, tetapi sekarang sudah banyak yang menjual versi ebook, Tingkat membaca masyarakat indonesia akan semakin berkembang, seiring dengan pemahaman bahwa pentingnya membaca.

Selain itu momentum hari buku nasional ini Ketika berbicara berkaitan membaca, maka orang lebih terbuka cakrawala pemikirannya. Melalui bacaan, seseorang berkesempatan melakukan refleksi dan meditasi, sehingga budaya baca lebih terarah kepada budaya intelektual dari pada budaya hiburan yang dangkal. Salah satu kuncinya adalah membaca, karena seseorang yang gemar membaca pasti memiliki gagasan, jika memiliki gagasan, diikuti usaha membangun gagasan tersebut menjadi kenyataan.

Beberapa cara untuk menumbuhkan minat baca seseorang serta meningkatkan minat baca bagi diri sendiri, yaitu dengan cara : 

Bangun motivasi diri untuk membaca
Minat baca harus dimulai dari diri, dalam diri ditanamkan untuk membiasakan membaca. Selain itu, SDM kita akan meningkat jika mau membaca dan tentu menambah pembendaharan pengetahuan dalam diri.

Memilih tema yang diminati
Agar tujuan untuk menumbuhkan semangat membaca tercapai, sebaiknya pilih buku atau sumber bacaan dengan tema yang kita sukai. Salah satu penyebab mengapa orang yang berniat untuk membiasakan diri membaca sering berhenti di tengah jalan karena telah memiliki mindset bahwa buku adalah bacaan yang membosankan dan berat. Padahal setiap buku mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dan kita bisa memilih yang sesuai minat kita. Anda bisa memilih buku-buku ringan, misalnya yang judulnya mengandung kata, langkah, tips, kiat, dan seterusnya. Selain itu, novel yang tak terlalu tebal atau kumpulan cerpen juga bisa menjadi pilihan.

Meningkatkan rasa ingin tahu
Kunjungi perpustakaan atau toko buku. Di sana Anda akan menemukan ratusan buku dengan judul-judul serta cover yang menarik. Mungkin Anda akan berpikir bahwa ini adalah strategi marketing, memang benar, tetapi bukankah trik ini juga sukses membangkitkan rasa ingin tahu Anda? Lanjutkan rasa penasaran ini untuk mengetahui isi buku tersebut dan lambat laun tanpa terasa Anda akan menjadi orang dengan hobi membaca.

Seiring berkembangnya zaman yang semakin maju, distrupsi teknologi informasi serta komunikasi pun melaju dengan pesat. Perkembangan media yang masif terus mengalami revolusi, semua terkoneksi atau terhubung dengan internet.

Momentum hari buku nasional jatuh pada tanggal 17 mei  setiap tahunya sering di kaitkan dengan minat baca, Oleh karena itu jadikan ini refleksi untuk meningkatkan minat baca dan kemudian sebagai penangkal informasi Hoax yang sekarang bertebaran dimana mana. Karena membaca adalah jendela peradaban dan gerbang dunia, dari membaca lahirkan generasi generasi hebat. Menjadi simbol kecerdasan sebuah generasi. Pemuda harus mengukir kisah yang Fenomenal. Selamat hari buku Nasional. [***]