Ada SBY di Film “The Tomorrow War,” Demokrat: Bentuk Pengakuan Dunia

Film The Tomorrow War

Kolase Film "The Tomorrow War" dengan Presiden RI Ke-6 SBY, Foto: Dok

Interaktif News, Jakarta – Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono muncul sekilas dalam film rilisan Hollywod berjudul “The Tomorrow War”. Mantan presiden SBY nampak sedang bersalaman dengan salah satu pemimpin dunia. Inilah yang kemudian menjadi perbincangan hangat di Indonesia terutama warganet. 

“The Tomorrow War” merupakan film fiksi bergenre ilmiah yang disutradarai Chris McKay. Film ini mengisahkan pertempuran di masa depan antara manusia dengan alien. Pertempuran itu diperkirakan akan terjadi pada tahun 2051 yang mana Alien akan menginvasi manusia di bumi. 

Para pemimpin dunia kemudian bersepakat untuk merekrut orang-orang yang akan diberangkatkan ke pertempuran masa depan itu. Adegan dalam film kemudian memperlihatkan pertemuan antar kepala negara. SBY menjadi salah satu kepala negara yang ada dalam pertemuan tersebut.

Daniel Forester (Chris Pratt) menjadi salah seorang yang akan diberangkatkan ke pertempuran masa depan. Meski sempat dilarang istri dan anaknya, ia tetap berangkat ke masa depan demi menyelamatkan bumi.  

Sebelum diberangkatkan, Daniel melewati serangkaian proses sebelum dikirim ke masa depan. Salah satunya adalah perangkat pada lengan yang membuatnya bisa melakukan perjalanan waktu dari dan ke masa depan. Sesampainya di masa depan (2051) Ia mulai mempelajari situasi dan kondisi untuk mengetahui makhluk alien yang akan ia lawan.

Daniel ditempatkan pada sebuah tim bersama anggota pasukan lain untuk memulai serangan terhadap makhluk alien. Dua diantaranya adalah Charlie yang tidak memiliki pengalaman perang dan Dorian pengidap kanker yang sudah tiga kali ke masa depan. 

Mereka bersama-sama ditugaskan untuk melawan alien di pantai Miami. Misi itu berubah menjadi bencana ketika mayoritas anggota yang ditugaskan meninggal. Hanya sedikit yang selamat, diantaranya adalah Dan, Charlie, dan Dorian.

Penampilan SBY dalam film itu diambil dari cuplikan pertemuan SBY dalam forum G-20 pada 31 Maret tahun 2009 di London, Inggris. Saat itu Presiden SBY sedang bersalaman dengan PM Inggris Gordon Brown. 

"Bentuk pengakuan internasional kepada Indonesia, khususnya kepada SBY, sebagai salah satu pemimpin di dunia yang ketika menjabat ikut berperan aktif dalam menjaga dan mempromosikan perdamaian maupun ketertiban dunia, sesuai dengan amanat konstitusi." tulis Herzaky Mahendra Putra, Sekjend Partai Demokrat di akun instagramnya.

Reporter: Iman SP Noya
Editor: Alfridho Ade Permana