4 Bulan Menanti, Ratusan PPPK Nakes Seluma Akhirnya Sumringah Terima SK

PPPK Seluma

PPPK Nakes Seluma berfoto usai terima SK dan dilantik, Senin, 8 Mei 2023, Foto: Dok

Interaktif News – Senyum penuh sumringah tampak tergambar dari ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di Kabupaten Seluma. Pasalnya ratusan tenaga kesehatan ini baru saja dilantik sebagai PPPK oleh Bupati Seluma, Erwin Octavian. Nasib ratusan Nakes ini sebelumnya sempat tekatung-katung setelah 4 bulan lulus namun tak kunjung menerima SK.

Salah seorang peserta pelantikan bernama Dewi mengungkapkan kegembiraan sekaligus haru usai menjalani prosesi pelantikan. Perempuan yang juga berstatus Ibu Rumah Tangga ini sudah 4 tahun mengabdi sebagai perawat honorer di Puskesmas Talang Tinggi, Kecamatan Seluma Barat. Dewi bersama rekan-rekanya lulus sebagai PPPK sejak tanggal 1 Januari 2023 lalu.

"Terhitung sudah 4 bulan kami belum mendapatkan SK, Alhamdulillah dan pastinya bersyukur dengan lulus PPPK ini setelah menjalani tugas honorer bertahun-tahun," kata Dewi dengan raut muka penuh gembira dan usai dilantik, Senin, (08/05/23)

Program penerimaan PPPK lanjut Dewi, sangat membantu bagi tenaga honorer yang bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) namun terkendala dengan batasan usia. Dewi dan rekan-rekanya yang sudah berumur di atas kepala tiga sudah tidak memenuhi syarat untuk mengikuti pendaftaran ASN.

"Bagi honorer dengan umur 30 ke atas dengan masa kerja yang sudah sangatlah lama bisa terbantu berkat adanya PPPK Nakes ini," ujar Dewi.

Insiden Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pungli SK PPPK beberapa waktu lalu sempat menjadi kekhawatiran bagi Dewi dan rekan-rekanya. Namun, kekhawatiran itu sirna usai mereka mengantongi SK dengan gratis. 193 PPPK dilantik sekaligus menerima SK di Gedung Balai Adat Serasan Seijoan.

Seperti diketahui, OTT yang digelar Kejari Seluma sempat menjadi sorotan publik lantaran terkait pungli penerbitan SK PPPK Nakes. Kejari Seluma menangkap dan menetapkan Kabid Pemberhentian dan Informasi BKPSDM, Cucuk Wibowo (37) sebagai tersangka karena terbukti menerima Rp 300 ribu setiap kali menerbitkan SK PPPK Nakes.

Reporter: Deni Aliansyah Putra