Skip to main content
Feb 26, 2016 / webadmin -

5 Travel Myths You Need to Stop Believing Right Now

Feb 26, 2016 / webadmin -

Canal Comes Alive with Lighted Boat Parade.

Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pembangunan dan Rencana Peresmian Patung Hj. Fatmawati Soekarno di Bengkulu, di Ruang Rapat Lt. 4a Kemenko PMK RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/03/2019).
Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pembangunan dan Rencana Peresmian Patung Hj. Fatmawati Soekarno di Bengkulu, di Ruang Rapat Lt. 4a Kemenko PMK RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/03/2019).

Monumen Fatmawati Ditargetkan Rampung Sebelum Agustus

Author: webadmin / Date: Wed, 03/13/2019 - 22:29 / Tags: Pemerintah Provinsi Bengkulu

Bengkulu,BI - Sebelum bulan Agustus 2019, Ikon baru Indonesia di Provinsi Bengkulu berupa monomen ibu negara Indonesia pertama Fatmawati Sukarno, ditargetkan selesai. Hal ini ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, usai hadir pada Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Pembangunan dan Rencana Peresmian Patung Hj. Fatmawati Soekarno di Bengkulu, di Ruang Rapat Lt. 4a Kemenko PMK RI, Jakarta Pusat, Selasa (12/03/2019).

“Jadi disamping kita membangun monumen, ini menjadi tonggak sejarah baru bagaimana Indonesia untuk menghargai dan mengapresiasi perjuangan Ibu Fatmawati,” ungkap Rohidin.

Lanjut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, monomen ini juga merupakan refleksi sejarah, bahwa tanah Bengkulu pernah melahirkan sosok perempuan yang memiliki peran sentral bagi berdirinya Negara Indonesa.

1

“Lebih dari sekedar monumen, perjuangan Ibu Fatmawati ini juga kita sampaikan didalam pertemuan untuk dijadikan agenda 5 tahunan, ibu negara menjahit Merah putih di Bumi Rafflesia,” pungkasnya.

Dikatakan Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman shuida, jelas dengan dibangunnya monumen ini akan menjadi wajah baru Bengkulu bagi Indonesia. “Kami berharap pembangunan ini menjadi ikon baru bagi Bengkulu dalam pembangunan daerah,” ujar Nyoman Shuida.

Sementara itu terkait lokasi pembangunan ditetapkan di Simpang Lima Kota Bengkulu, karena hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. (Mc)

 


 

'