Skip to main content
Feb 26, 2016 / webadmin -

5 Travel Myths You Need to Stop Believing Right Now

Feb 26, 2016 / webadmin -

Canal Comes Alive with Lighted Boat Parade.

Usai dialog dengan tema "Millenial dan Tantangan Sitem Pendidikan Digital Masa Depan", di Sekre Pimpinan Cabang IMM kota Bengkulu. Jum'at, (15/2/2019).
Usai dialog dengan tema "Millenial dan Tantangan Sitem Pendidikan Digital Masa Depan", di Sekre Pimpinan Cabang IMM kota Bengkulu. Jum'at, (15/2/2019).

Dialog Millenial, IMM Hadirkan Ketua DPP dan Anggota DPR-RI

Author: webadmin / Date: Fri, 02/15/2019 - 20:54 / Tags: Muhammadiyah

InteraktifNews - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bengkulu menggelar dialog dengan tema "Millenial dan Tantangan Sitem Pendidikan Digital Masa Depan", di Sekre Pimpinan Cabang IMM kota Bengkulu. Jum'at, (15/2/2019).

Dalam diskusi ini DPD imm Bengkulu mengundang ketua umum DPP IMM Najih Prastiyo, S.HI bersama Anggota DPR RI Komisi Pendidikan Dewi Coryati, M.Si sebagai narasumber.

Dewi Coryati, M.Si, mengatakan untuk sampai mencapai pendidikan digital pemuda harus memiliki jiwa kepemimpinan, dan sadar akan perubahan zaman. "kalau pemuda tidak mau melakukan perubahan dan penyesuaian maka bersiaplah untuk kehilangan dalam zamannya". Kata Dewi Coryati.

Lanjutnya, sekarang adalah era perubahan dimana dunia pendidikan, bisnis dan kepemimpinan sudah menggunakan digital. Jadi ketika selesai pendidikan hanya ada dua pilihan bekerja dengan orang dan membuka pekerjaan sendiri. 

"jadi sekarang pikirkan bisnis apa yang ingin jalankan dan harus ditekuni,  dan harus mempunyai fashion yang mengingatkan hasil karya anda". Jelasnya.

Selain itu Najih Prastiyo, S.HI mengatakan yang menjadi motivasi saya, yaitu cara bergerak dan berpikir kita dalam menggunakan teknologi digital kemudian kita  mendapatkan in come dari penggunaannya. 

"Jadi penuhi kebutuhan wacanamu lalu implementasikan". kata Najih Prastiyo 
kemuadian Lanjutnya, adahal yang cenderung berubah dikalangan mahasiswa, yaitu kurangnya narasi dan literasi sehingga indonesia nomor 2 paling rendah dalam literasi dari 61 negara. 

"Jadi kita harus punya waktu yang digunakan untuk menambah literasi, dan bagaimana harus melakukan gerakan yang berasal dari narasi dan literasi" Tuturnya.

Di era Millenial ini ada beberapa hal yang harus kita kuasai seperti teknologi, kemampuan berbisnis, dan persoalan empatik. Pungkasnya.

 

Repoter : Anasril
Editor : Alfridho Ade P
 

'